Boredom

>> Monday, May 25, 2009

Apakah aku lulus UN?

Pertanyaan itu selalu melayang dalam pikiranku, entah ngapa aku selalu memikirkan itu. Apakah aku lulus UN? Bagaimana nantinya apabila aku nggak lulus? Sampai saat ini aku bingung mau jawab apa. Sampai-sampai beberapa hari ini aku nggak berani untuk memposting tulisan baru di Blog mengenai perpisahan yang aku alami bersama teman-temanku. Salah satu alasannya adalah karena aku belum tahu dan belum begitu bisa meyakinkan diriku apakah nantinya aku lulus dari UN ini.

Pengumuman UN saja belum bisa dipastikan kapan. Terakhir, aku tanya sama Pak Mus beliaupun menjawab nggak tahu. Katanya,
”Tunggu aja, nanti akan ada di media-media itu”. Kabar terbaru, Buk Eka bilang pertengahan Juni tapi belum bisa dipastikan kapan harinya. Meskipun begitu, aku cukup tegang. Jujur, aku takut. Takut kalau nantinya aku sampai tidak lulus. Jangan sampai lah.....

Saat ini aku hanya menunggu waktu, menunggu waktu pengumuman UN. Kadang, sering kali aku merasa bosan terus-terusan dirumah, apalagi setelah beres-beres rumah.
Hanya nonton, ngotak-atik komputer, ngurus anak ayam, dan makan, eh ya.. tidur satu lagi, kalaupun jalan-jalan keluar rumah, aku nggak akan pernah untuk singgah ketempat- tempat seperti, Mall atau tempat-tempat perbelanjaan lainnya. Apalagi kalau udah nonton TV, aku terus bosan melihat acara di TV saat ini, entah apa aja acaranya, nggak berbobot. Praktis dengan kondisi seperti ini aku merasa sedikit bosan dengan keadaan seperti ini. Aku butuh kesibukan dan tantangan. Siapa yang punya?? aku ingin join !!

Awal bulan juni ini, saudara sepupu perempuanku akan menikah. Aku berharap dalam pelaksanaan nantinya dapat berjalan lancar dan sukses. Oya, ada juga kabar gembira, didaerah panam ini udah ada Toko Buku baru, namanya
Satu Tujuh Satu (171). Katanya, nama ini diambil dari nama tanggal dan bulan lahirnya Riaupos, dan toko buku ini juga dipersembahkan Riaupos. Waktu kunjunganku untuk pertama kalinya kesana, aku melihat banyak juga bukunya, tapi kalau dibandingkan dengan Toko Buku Gramedia tentu masih kalah, yang pasti toko buku 171 ini sangat bermanfaat banget tapi sayangnya nggak bisa baca didalam karena masih banyak yang disegel, lain halnya kalau di Gramedia, bisa tahan lama-lama baca buku gratis :] .... Thanks ya Riaupos....

Read more...

Uncertainty

>> Thursday, May 14, 2009

Ada hal lucu yang aku dan beberapa temanku alami pada hari rabu lalu. Kejadian ini terjadi ketika kami mengantarkan Rapik, Heru dan Arya ke Airport. Rapik dan Arya ke Bandung sedangkan Heru menuju Jogja. Sebenarnya kami sampai di Airport agak terlambat, bisa dibayangkan mereka rupanya take off nya jam 9. Sedangkan kami sampai di Airpot waktu itu jam 9 kurang, padahal mereka ngasi tahu pesawat yang mereka tumpangi take off nya jam 10.

Dalam perjalanan kami terus mengontak mereka “kalien dah dimana? Jangan masuk dulu ya ke ruang tunggu ya!!”, “Iya..iya… tapi cepat ya…”, jawab mereka.

Ketika Aku, Toga, Kokok sampai di Airport, kami langsung berusaha secepatnya untuk menemui mereka. Tanpa pikir panjang, aku langsung menyuruh Toga yang saat itu bergonjengan dengan kokok untuk memparkirkan motornya di tempat parkir mobil. Pada saat itu memang yang aku ingat hanya bagaimana secepatnya untuk bertemu mereka.

Kami begitu bingung disana, kami nggak bertemu dengan mereka. Setelah beberapa saat mencari, aku langsung menelpon Heru, “kalien dimana sekarang?”. “Kami udah di dekat pesawat”, katanya. Mendengar itu aku langsung ngajak Toga dan Kokok keatas untuk melihat dari atas (bayar Rp. 2000/ org), kalau udah diatas nggak ada lagi harapan untuk melihat atau tatap muka secara langsung. Akhirnya aku coba untuk menelepon mereka lagi sambil berharap mereka belum masuk ke kabin pesawat, ternyata benar, dari kejauhan kami melihat mereka, pada saat itu posisi kami dan mereka sangat jauh tapi dengan riang gembira dan sedikit gila mereka bertiga bukannya masuk ke pesawat tapi langsung berlari mendekat ketempat kami, bisa dibilang kayak orang nggak pernah bertemu (gila), apalagi rapik, mereka nggak sadar bahwa mereka saat itu adalah penumpang terakhir yang masuk dan sementara itu, pintu kabin pesawat akan ditutup.

Dari kejauhan mereka sambil tertawa dan berteriak “ Woy kami berangkat lagi, do’akan ya”. Kami yang diatas juga merespon dengan suara keras dan lantang (terutama kokok) tanpa memperhatikan orang-orang di sekeliling, “Iya..iya…, hati-hati”. Ketika kami sibuk berteriak sana-sini, mereka langsung kena marah petugas bandara, “Hoy..Hoy… kalien ini ngapa-ngapain ni, cepat masuk”. Singakat cerita mereka langsung masuk ke kabin pesawat sambil melambaikan tangan kepada kami (seperti pejabat negara aja).

Saat pesawat yang mereka tumpangi take off, kami langsung bergegas pulang. Aku bingung, ketika melihat motorku yang nggak bisa hidup di starter (busi motorku dicabut), Helm kokok yang di motor Toga juga hilang. Dari belakang ada petugas parkir bandara (pakainnya seperti intel) datang menghampiri kami, Dengan nada tinggi dia bilang, “kalien parkir sembarangan, nggak tahu tempat parkir motor ya !!”, kami diam dan ketawa-ketawa aja, mau bilang apa coba, kita memang salah. Singkat cerita kami langsung dibawa ke markasnya, ternyata bukan kami aja yang kena, kami juga melihat bapak-bapak yang spontan marah-marah kepada petugas bandara tsb, tapi kami pikir untuk apa marah-marah yang salah juga kita. Kami terus mendengarkan adu mulut, kami hanya ketawa-ketawa aja. Karena kami baik-baik aja dan nggak marah-marah, petugas Bandara tersebut respect dengan kami, kami dan dia ngomong baik-baik sambil ketawa-ketawa. Pada peraturan yang ada memang menetapkan kalau untuk pelanggaran seperti yang kami buat, dikenakan biaya Rp 25.000. Tapi karena kami bertindak baik dan nggak nyembur-nyembur alias marah-marah nggak tentu arah, aku hanya menyalami uang Rp 5000 untuk denda dua motor. Wah.. untung aja.

Read more...

Blogger Friends

A Adni School Adam Wamback Arya Ari Laboh Asdiki Azizah Aje Ahlul Asma B Pesta Blogger C Cipuk D Dina mbah Doni Saktiawan Dewi Pertiwi Dewa Desi Martika E Eko Endi F Fajar Fadhil Thresna Fatahillah Akbar G Gibran H Hendrawan Hesa Hassan Harsya I Irene Adik J Joni K Kokok L Lagaligo M Multi N Novi_Nova P Piko Prayoga R Rifqi Ikhwanuddin S Sakeena U Ust Muallimin Y Yoyok Yogi Yugo
Copyrigth© 2008 7on1 Sponsored By Babussalam
MOHD. SULTHONI
Free, Independent & Do What He Wants to Do
Student @ Faculty of Law
5 Semester, Gadjah Mada University Live in Jogjakarta From Pekanbaru, Indonesia, ID
7on1@mail.com
Babussalam

  © Blogger template by Forza Internazionale 2011

Back to TOP